05 · Gateway & channels · ~90–150 menit
Gateway & channels
Channel chat biar Gateway berguna dari HP. Intinya: Telegram biasanya paling cepet buat “first win” — kayak nyobain pintu depan dulu.
Yang sudah dicek
- Telegram: buat token bot → isi pengaturan → jalankan Gateway → setujui pengirim baru (pairing)
- WhatsApp: scan QR; data login tersimpan di disk
- Aturan chat pribadi (dmPolicy) bawaan: pairing — orang baru harus diizinin dulu
- Izinkan pengirim lewat perintah
openclaw pairing
Ingat peran Gateway
Channel = pintu chat (Telegram, WhatsApp, …). Gateway = resepsionis. Orang baru harus dapat izin masuk (pairing) dulu sebelum boleh ngobrol ke asisten AI.
| Channel | Catatan pemula |
|---|---|
| Telegram | Sering paling cepat (bot token) |
| Scan QR buat sambung; lebih banyak data tersimpan di disk | |
| Discord / Slack | Setup bot di workspace; masukkan ID tetap ke daftar putih (allowlist) |
| WebChat / layar kontrol | Bagus buat uji di komputer tanpa HP |
Telegram langkah demi langkah
1) Buat bot token
- Chat BotFather di Telegram (pastikan handle tepat).
- Jalankan
/newbotdan simpan token. - Jangan tempel token di chat publik / git — bahaya.
2) Config
{
channels: {
telegram: {
enabled: true,
botToken: "123:abc",
dmPolicy: "pairing",
groups: { "*": { requireMention: true } }
}
}
}
Cadangan lewat variabel lingkungan akun bawaan: TELEGRAM_BOT_TOKEN. Akun bernama pakai botToken atau file token (sama aja: kunci bot).
Info
Telegram nggak pakai login QR kayak WhatsApp. Isi token, terus jalanin Gateway.
3) Izinkan chat pribadi (pairing)
openclaw gateway
openclaw pairing list telegram
openclaw pairing approve telegram <CODE>
Pairing = orang baru dapat kode. Kamu harus setujui dulu. Kode berlaku sekitar 1 jam; antrian nunggu dibatasi.
4) User ID numerik
- Dari balasan pairing bot, atau
- Dari logs (cari senderUserId).
- Buat daftar yang diizinkan (allowFrom): pakai ID angka — bukan nama pengguna.
5) Group (opsional)
- Tambah bot ke group; ambil chat ID (sering -100…).
- Masukkan di
channels.telegram.groups. - Privacy mode BotFather bisa ngebatesin pesan; sesuaikan sama docs.
- Bawaan
requireMention: bot cuma jawab kalau disebut/di-mention.
Peringatan
Izin chat pribadi (pairing) nggak otomatis ngizinin perintah di grup.
WhatsApp (overview)
- Login QR; credentials di
~/.openclaw/credentials/. - Kunci dengan aturan chat pribadi (dmPolicy) / daftar putih (allowFrom); di grup wajib sebut bot.
- Pertimbangin nomor terpisah dari nomor pribadi.
- Detail langkah QR: docs channel WhatsApp.
Slack dan Discord (ringkas)
- Butuh app/bot token di sisi platform + config OpenClaw.
- Daftar putih per server/channel; bawaan: perlu mention.
- Kalau semua orang di workspace bisa chat pribadi ke bot, risiko alat berbahaya tinggi — pisahin Gateway pribadi vs tim.
Lab checklist
Skenario latihan
- DM bot dari akun kedua yang belum di-pair — harus ditolak sampai kamu approve.
- Setujui pairing, terus kirim pertanyaan sederhana.
- Tambah bot ke group lab dengan requireMention.
- Uji pesan tanpa mention (harus diam) dan dengan mention (harus jawab).
Kuis singkat (klik buat buka)
- Mengapa Telegram sering dipilih untuk first win?
- Apa fungsi pairing untuk chat pribadi?
- Apa risiko group tanpa mention gate?
- Setup bot token relatif gampang.
- Pengirim asing nggak diproses sampai kamu approve.
- Siapa aja di group bisa picu agent (dan tools-nya).
FAQ
getMe 401 — Token salah atau di-revoke; buat ulang di BotFather.
409 getUpdates — Ada poller lain yang pakai token yang sama.
Bot diam di grup — Cek: harus @sebut? daftar putih grup? mode privasi? bot udah jadi anggota?
Lanjut ke Modul 06 — Keamanan (wajib — jangan loncat).